Headlines Today

Open Turnamen Futsal se-Pantura

SUBANG (Radar Karawang)– Menyonsong HUT RI ke-65, tepat pukul 13.40 Wib Kepala Desa Blanakan Agus Nurani membuka open turnamen futsal se-Pantura, Selasa (4/8), di halaman penggilingan padi milik H Rope'i di Dusun Karangjaya, Desa/Kecamatan Blanakan.

Dalam kegiatan futsal yang diselenggarkan oleh Karang taruna Desa Blanakan, didukung Karang taruna Kecamatan Blanakan, disokong penuh oleh Kades Blanakan, disponsori oleh perusahaan rokok ternama serta didukung oleh Harian Pagi Radar Karawang.

Dalam pertandingan perdananya ditandai dengan tendangan bebas Kades Blanakan Agus Nurani sebagai tanda pertandingan dimulai tepat pukul 14.00 wib antara klub futsal Mata Elang Cilamaya Girang dan klub futsal Karangjaya, Cilamaya Wetan, Karawang, oplosan pemuda dan pelajar SMA dan SMK yang kebolehannya dapat diandalkan.

Menurut Ketua Panitia B Cacang didamping Ketua Karangtaruna Desa Blanakan Agung Bayu, kegiatan yang dikerjakan oleh 25 anggota kepanitiaan, memperebutkan hadiah senilai Rp 2juta dengan pembagian hadiah pertama Rp 700 ribu plus tropi, hadiah kedua senilai Rp 500 ribu plus tropi, hadiah ketiga Rp 300 ribu plus tropi.

Ketiga hadiah dan dua hadian pemain dan tim terbaik dapat sokongan sponsor perusahaan rokok ternama dan Harian Pagi Radar Karawang yang akan memberikan hadiah kepada tim atau pemain terbaik yang akan diperebutkan oleh sebanyak 32 klub futsal dari kecamatan tuan rumah, Kecamatan Cilamaya Wetan, Pamanukan dan klub futsal Kecamatan Ciasem. "Selain memberikan hadian uang tunai kepada tiga pemenang pertandingan, kepada seorang pemain terbaik dan tim terbaik, juga guna menjaring pemain dan tim terbaik yang berbobot," ucap Cacang.

Hal senada diucapkan Ketua Karang Taruna Desa Blanakan Agung Bayu, katanya, kegiatan yang diprakarsai Kades Blanakan yang semula hanya untuk memnyongsong dan memeriahkan HUT RI juga akan dijadikan ajang penjaringan klub futsal Desa Blanakan sejauh mana dapat mempertahankan juara pertama dan kedua pada even yang sama pada tahun lalu. "Dua klub desa kami tahun lalu dapat memperjuangkan ketangkasannya pada perebutan piala persahabatan Agustus tahun lalu, mudah-mudahan pada even tahun ini klub kami dapat mempertahankannya," ucap Agung.

Diakui Kades Blanakan Agus Nurani, bahwa open turnamen tersebut atas prakarsanya agar sejumlah generasi muda dapat menyalurkan bakatnya dalam dunia olahraga futsal yang saat ini sedang ngetren, sekaligus dapat menjadikan kegiatan pemudan yang negatif dapat dilupakan apabila diberikan kesempatan untuk mengelola dirinya sendiri dengan olahraga.

"Kegiatan ini bentuk kepedulian dan kesadaran pemuda untuk mengisi alam merdeka ini dengan hal yang positif, sekaligus guna mencari bibit atelet yang berbobot untuk mempersiapkan diri dalam even-even resmi di kabupaten dan lainnya," ujar Agus Nurani. (pir)

Dalam KT Teladan Tingkat Provinsi KT Baruta Wakili Buton di Sultra

PASARWAJO (Radar Buton)-Karang taruna (KT) Desa Baruta, di tahun 2009 ini akan membawa nama Buton ke tingkat Provinsi Sultra. Hal itu akan menjadi sebuah kebanggaan karena satu-satunya KT di Buton hanya Baruta yang bisa bersaing dengan KT Wameo dan Kendari pada KT taladan tingkat provinsi.

Dari tiga tempat yang disiapkan, KT Desa Baruta, dinilai mampu melaksanakan berbagai program lembaga kepemudaan, antara lain budi daya agar-agar, dan usaha perikanan. Selain itu, efektifitas kesekretariatan juga menjadi penilaian tambahan dalam kontes itu. Informasi kesuksesan ini, disambut baik, Sekretaris KT Buton, Drs As'ary Abdullah. Menurutnya, orestasi Desa Baruta, sudah bisa disejajarkan dengan karang taruna Wameo, dan Kendari.

"Ada tiga karang taruna yang dinominasi untuk mewakili Sultra ke kancah nasional, yakni karang taruna Wameo, Desa Baruta dari Buton, dan satunya lagi dari Kota Kendari," jelasnya manggut-manggut.

Persyaratan dalam seleksi tersebut, sambungnya, antara lain kemampuan organisasi dalam menjalankan program kerja, melalui usaha mandiri dan produktif, komunikasi intensif dan aktif dalam setiap kegiatan kemasyarakatan, dan kesekretariatan yang selalu difungsikan. Sayangnya, saat dimintai komentarnya tentang keberhasilan lembaga binaannya, Ketua KT Buton, Ilyas Abibu SE, tidak dapat dihubungi.(p8)

Bupati dan Wali Kota Terima Penghargaan

TOBOALI (BANGKA POS) -- Dalam rangka kegiatan Gerakan Aksi Langsung Anti Korupsi Sejak Dini (GALAKSI), melalui program kerja sama antara Karang Taruna Nasional dengan Kejaksaan Agung RI, maka Bupati Bangka Selatan, Bangka Tengah, Bangka Induk dan Bangka Barat serta Wali Kota Pangkalpinang, akan menerima Satya Lencana Akutila (Jujur adalah Dharma Bhakti yang Utama).

Upcara penyerahan penghargaan Akutila akan dilakukan, Kamis (6/8) di halaman SMPN 2 Toboali, Bangka Selatan.

Sesuai dengan surat yang diterima harian ini dari pengurus Karang Taruna Nasional, Dody Susanto, menjelaskan keempat Bupati dan Wali Kota diberi penghargaan Akutila karena telah mempelopori dan mendukung pendirian kantin kejujuran di setiap kota dan kabupaten. Bertepatan dengan penyerahan penghargaan, akan diadakan peresmian kolosal kantin kejujuran se Bangka, serta pencanangan Gerakan Aksi Langsung Anti Korupsi Sejak Dini (GALAKSI) se Bangka.

Ketua Karang Taruna Kabupaten Bangka Selatan, Sofian AP, salah satu koordinator acara, kepada Bangka Pos Group, Selasa (4/8) menjelaskan rombongan ketua umum karang taruna, staf jam intel serta pengurus karang taruna nasional, akan tiba di Pangkalpinang Rabu (5/8) selanjutnya menuju Toboali.

Penyerahan Penghargaan Akutila akan dilakukan, Kamis (6/8) yang diawali dengan kegiatan bangun pagi bersama dan jalan sehat. Setelah pencanangan program bangun pagi nasional diikuti dengan kegiatan makan bersama 1.000 mangkok bubur kejujuran, peresmian kolosal kantin kejujuran se Bangka, pencanangan GALAKSI dan penyerahan penghargaan Akutila untuk para bupati dan wali kota.

"Pengurus Karang Taruna Nasional memberi kepercayaan pelaksanaan kegiatan peresmian kolosal kantin kejujuran seBangka dan penghargaan Akutila untuk para bupati dan wali kota dipusatkan di Bangka Selatan. Karena itu, panitia, pengurus Karang Taruna Bangka Selatan bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Bangka Selatan sudah menyiapkan segala sesuatu yang perlu. Dan kita harapkan partisipasi seluruh masyarakat, sehingga gerakan aksi langsung anti korupsi sejak dini menjadi gerakan bersama seluruh masyarakat dan pemerintah," tukas Sofian.(J2)

Pengurus Propinsi Karang Taruna Jawa Timur 2006 - 2011

SUSUNAN PENGURUS PROPINSI KARANG TARUNA JAWA TIMUR MASA BHAKTI : 2006 - 2011

(SK GUBERNUR JAWA TIMUR NOMOR : 188/033/013/2006, Tanggal 16 Agustus 2006 dan Hasil Pergantian Antar Waktu melalui RPP VIII Tanggal 1 Nopember 2007)

Ketua : Drs. Hariyanto
Wakil Ketua I : HM. Loeqman Al Hakim, SH,MM,M.Hum
Wakil Ketua II : Drs. Kodrat Sunyoto, SH,M.Si.
Wakil Ketua III : Drs. H. Edy Paripurna

Sekretaris : Zainal Abidin, S.Pd.
Wakil Sekretaris I : Mas'ad Fachir, S.Kom
Wakil Sekretaris II : Nanang Sutrisno, SH,MM
Bendahara : Drg. Wike Herawati, M.Kes.
Wakil Bendahara I : Ir. Tri Retno Suqriyanti
Wakil Bendahara II : Safira Widhianingrum


BIRO-BIRO
I. BIRO PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA
Ketua : Iswahyudi
Anggota
1. Imam Hambali, S.Ip.
2. Muhammad Ashari Rankuty, S.HI.
3. R Bagus Moch Ilham, ST

II. BIRO PENGEMBANGAN KEGIATAN KEROHANIAN DAN PEMBINAAN MENTAL (PKKPM)
Ketua : Drs. H. Maimun Siradj.
Anggota
1. M. Alif Nashruddin, SH
2. H Syahrir S.Ag Msi
3. Musalam, S.Ag.

III. BIRO HUKUM, ADVOKASI DAN HAM (HAHAM)
Ketua : Zarkasi O.A., SH
Anggota
1. Imam Trisnohadi, SH,MSi.
2. Ir. Djoko Santoso
3. Drs. Supardji, M.Pd.
4. Dra. Arie Soelistyawatie, MM

IV. BIRO PENGEMBANGAN EKONOMI SKALA KECIL DAN KOPERASI (PESKK)
Ketua : Drs. Djoko Anung Prijanto
Anggota
1. Drs. Nur Hidayat
2. Eko Wihadi, SS.
3. Abdul Razak

V. BIRO ORGANISASI DAN PENGEMBANGAN HUBUNGAN KERJASAMA KEMITRAAN (OPHKK)
Ketua : R. Imam Royani
Anggota
1. Sadarestuwati, SP,MM.
2. Ugas Irwanto, M.Si
3. Prima Arie Martha Sandria Canon

VI. BIRO PELAYANAN USAHA KESEJAHTERAAN SOSIAL (PUKS)
Ketua : Ir. Hari Soetjipto
Anggota
1. Drs. Fauzan.
2. Waluyo Utomo.
3. Simon Purwoali

VII. BIRO PENGEMBANGAN KEGIATAN OLAH RAGA DAN SENI BUDAYA (PK ORSENIBUD)
Ketua : Drs. Djoyo Karyanto
Anggota
1. Achmad Djohari
2. Yudi Priyono
3. Sri Sudarti

VIII. BIRO LINGKUNGAN HIDUP DAN KEPARIWISATAAN (LHK)
Ketua : Djoko Nugroho, SE
Anggota
1. Drs. M. Taufiq
2. Raden Gaguk Ika Prayitno, S.Sos
3. Adi Patma Nusantara

IX. BIRO HUBUNGAN MASYARAKAT, PUBLIKASI DAN PENGEMBANGAN KOMUNIKASI (HMPPK)
Ketua : Supari
Anggota
1. Tunggal Riyadi
2. DR. Taufiq Hidayat, S.Sos, M.Si.
3. Budi Santoso, S.Pd.
4. Eko Madewa

sumber: www.karangtaruna-jatim.org

Sleman Gelar Forum Karang Taruna Tahun 2009

(slemankab.go.id)Pemerintah Kabupaten Sleman menyelenggarakan Forum Karang Taruna 2009 Kabupaten Sleman di Aula Lt. III Dinas Nakersos KB Kab. Sleman Sabtu, 25 Juli 2009. Dalam acara tersebut hadir Wakil Bupati Sleman, Ka. Dinas Nakersos KB dan anggota Karang Taruna kabupaten Sleman yang berjumlah 50 orang. Dalam laporannya Kepala Dinas Nakersos KB Kab. Sleman Drs. Kriswanto, Msi mengatakan bahwa kepengurusan Karang Taruna Kab, Sleman periode 2004 – 2009 telah berakhir. Selama kepengurusan telah dapat memotivasi dan menumbuhkan 86 Karang Taruna Desa, menyelenggarakan kegiatan-kegiatan rutin, tanggap terhadap bencana dan permasalahan sosial lainnya, mengikuti kegiatan di tingkat propinsi maupun di tingkat nasional. Karang taruna Merapi tahun 2005 dapat mencapai prestasi tingkat nasional karena kepeduliannya terhadap Penyandang masalah Kesejahteraan (PMKS). Forum karang Taruna kali ini merupakan persiapan Temu Karya Karang Taruna yang diharapkan dapat membentuk kepengurusan Karang Taruna Kab. Sleman yang baru masa bakti tahun 2009 – 2014 yang akan diselenggarakan besok Selasa 28 Juli 2009. Dengan terselenggaranya Forum Karang Taruna ini diharapkan pelaksanaan temu Karya dapat terlaksana dengan baik.

Disamping itu diberikan penghargaan yang berprestasi yaitu : 1. Nur Cholimah, Mdi (Krapyak Triharjo Sleman) juara I pelopor Bidang Pendidikan mendapat 1.250,000,- 2. Edy Suhandono, SE ( Kwayuhan Sendangmulyo Minggir) juara II Pemuda pelopor Bidang Kewirausahaan) mendapat Rp. 1.200.000,- 3. Yuni Purwantiningtyas, SS (Banyuraden Gamping Sleman) juara I PSM berprestasi Kab. Sleman) mendapat Rp. 1.500.000,- 4. Drs. Ludiman (Margoagung Seyegan Sleman) juara II PSM berprestasi Kab. Sleman) mendapat 1.250.000,- 5. KT Wira Muda (Banyuraden Gamping Sleman) juara I KT berprestasi kab. Sleman mendapat Rp. 2.500.000,- 6. KT Luhur Wiratama (Sidoluhur Godean gamping) juara II KT berprestasi Kab. Sleman mendapat 2.250.000,- masing disampaikan oleh Wabub Drs. H. Sri Purnomo, Msi didampingi Kepala Dinas Nakersos KB Kab. Sleman Drs. Kriswanto, Msi.

Dalam sambutannya Wabub Sleman Drs. H. Sri Purnomo, Msi, antara lain mengatakan bahwa Forum ini banyak hal yang bisa dilakukan baik itu untuk evaluasi maupun untuk membahas penyusunan rencana kerja dan program kegiatan Karang Taruna di masa mendatang, termasuk dalam menentukan arah akan dibawa kemana karang taruna Sleman. Oleh karena itu, forum ini menjadi penting untuk menyatukan gerak dan langkah karang taruna untuk membangkitkan semangat kaum muda agar semakin terlibat secara positif dalam pembangunan masyarakat dan lingkungannya. Karang Taruna berasal dari kata karang yang berarti pekarangan, halaman, atau tempat, sedangkan taruna yang berarti pemuda. Jadi Karang Karang Taruna berarti tempat atau wadah pengembangan pemuda yang ada di Indonesia. Pada awal mula sejarahnya, Karang Taruna lahir sebagai problem solver terhadap masalah sosial generasi muda. Karang taruna merupakan organisasi sosial wadah pengembangan generasi muda yang tumbuh dan berkembang atas dasar kesadaran dan tanggung jawab sosial dari, oleh dan untuk masyarakat terutama generasi muda di wilayah desa/kelurahan atau komunitas adat sederajat dan terutama bergerak di bidang usaha kesejahteraan sosial. Keberadaan karang taruna dikukuhkan dengan Peraturan Menteri Sosial RI Nomor 83/HUK/2005. Guna menarik minat generasi muda untuk bergabung dalam organisasi karang taruna, maka para pengurus karang taruna diharapkan mampu menyusun program kegiatan yang inovatif, kreatif dan atraktif serta dapat dirasakan manfaatnya secara langsung oleh seluruh anggotanya, bahkan oleh masyarakat di sekitarnya. Di sinilah peran dan kreatifitas pengurus diuji dan ditantang untuk menjadikan karang taruna lebih eksis. Melalui program-program kegiatan yang inovatif, kreatif dan atraktif, generasi muda baik yang di kota maupun yang di desa akan tertarik untuk ikut bergabung dalam karang taruna. Selain itu, Karang taruna juga harus memiliki rumusan visi dan misi yang jelas dan mudah dipahami setiap anggota, Karang Taruna akan lebih fokus dalam melaksanakan kiprahnya. Selain itu dalam kurun waktu tertentu Karang Taruna juga akan memiliki kejelasan tantang kondisi apa yang ingin dicapainya di masa mendatang. Dengan demikian setiap pengurus dan anggota Karang Taruna diharapkan akan memiliki kinerja yang optimal, karena mereka paham dan benar-benar sadar akan beban kerja, tugasnya dan tanggung-jawabnya dalam mewujudkan visi dan misi tersebut. Tanpa visi dan misi, organisasi hanya akan berjalan tanpa arah yang pasti, tanpa tahu tujuan yang dikehendaki dan tanpa gambaran pedoman kegiatan apa yang akan dilakukan sesuai dengan visi dan misinya. Kita tidak dapat memungkiri kenyataan bahwa kelancaran pelaksanaan pembangunan di Kabupaten Sleman ini tidak terlepas dari adanya dukungan serta peran aktif dari para generasi muda yang tergabung dalam karang taruna. Melalui pelaksanaan berbagai program kegiatannya, anggota karang taruna ikut serta membantu pemerintah dalam memecahkan berbagai permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat dan melaksanakan pembangunan. Terlebih lagi dalam pelaksanaan otonomi daerah yang memberi kewenangan lebih besar kepada daerah, kita dituntut untuk lebih mandiri dalam membangun daerah. Untuk menciptakan kemandirian masyarakat, maka sangat dibutuhkan adanya dukungan dari para pemuda. Dukungan tersebut salah satunya dapat diwujudkan melalui kiprah para pemuda dalam wadah organisasi karang taruna. Terlebih lagi pada saat seperti sekarang ini ketika iklim ekonomi dan usaha memberikan peluang kepada siapa saja yang mampu berkreasi dan menciptakan peluang untuk maju, maka karang taruna memiliki peran yang penting untuk menumbuhkan usaha-usaha yang inovatif, kreatif, produktif dan berdaya saing. Kesempatan yang bagus ini mestinya menjadi peluang bagi karang taruna untuk mencetak para pemuda calon wirausaha yang berkualitas, mandiri dan tangguh serta mampu menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat. Oleh karena itu para anggota karang taruna diharapkan mampu menguasai ilmu pengetahuan dan keterampilan di bidang pertanian, kerajinan, perikanan dan lain sebagainya. Selain itu para anggota karang taruna hendaknya juga mengetahui dan mampu mengaplikasikan teknologi informasi yang kian pesat berkembang. Mengembangkan kemampuan manajemen serta membangun jaringan usaha. Melalui penguasaan berbagai pengetahuan dan keterampilan tersebut, para anggota karang taruna tidak akan tertinggal oleh perkembangan jaman yang kian pesat, sehingga dapat lebih berperan dalam membantu masyarakat di sekitarnya untuk mengembangkan potensi yang ada di daerahnya.(humas)

KARANG TARUNA PRAMARTHA JAYA DINILAI TIM PROVINSI

(denpasarkota.go.id), Karang Taruna sebagai organisasi sosial kepemudaan adalah wadah pembinaan dan pengembangan generasi muda di Desa atau Kelurahan. Pada dasarnya karang taruna merupakan potensi daya sosial masyarakat dalam upaya pencegahan dan penanganan permasalahan sosial yang cenderung meningkat dari tahun ke tahun. Hal tersebut disampaikan Walikota Denpasar I.B Rai Dharmawijaya Mantra dalam sambutannya yang dibacakan Wakil Walikota Denpasar, I GN Jaya Negara, pada acara penilaian Karang Taruna Berprestasi Propinsi Bali, Selasa (28/7) di Br. Kaja Kelurahan Panjer Kecamatan Denpasar Selatan.

Lebih lanjut Rai Mantra mengatakan untuk menangani permasalahan sosial ditingkat desa maupun kelurahan perlu terus diupayakan peningkatan prakarsa dan peran aktif Karang Taruna guna memperjelas posisi, misi serta peranan Karang Taruna dalam penanganan masalah sosial di lingkungannya. Disamping itu timbulnya kenakalan remaja akhir-akhir ini akibat dari kurangnya wadah menyalurkan potensi mereka secara tepat. Untuk itu dalam kaitan ini karang taruna harus menjadi wadah untuk menyalurkan dan mengembangkan bakat, minat dan hobi para pemuda. Dengan demikian dapat dicegah perilaku para remaja dan pemuda yang dapat merugikan diri sendiri dan orang lain. Disisi lain menurut Rai Mantra, saat ini terdapat 27 permasalahan kesejahteraan sosial diantaranya kemiskinan, kecacatan, keterlantaran, ketunaan sosial dan korban bencana. Dalam penanggulangan permasalahan dimaksud Karang Taruna hendaknya mampu sebagai penggerak partisipasi masyarakat dalam ikut penanganan masalah sosial.

I Nyoman Puasa, ketua tim penilai mengingatkan penilaian bukan hanya sekadar mencari yang terbaik, namun tim akan sekaligus melakukan evaluasi terhadap program kerja yang dilaksanakan oleh karang taruna bersangkutan. Penilaian juga dalam upaya menyamakan persepsi mengembangkan karang taruna kedepan lebih baik dengan inovasi kreativitas yang disesuaikan potensi wilayah. Sementara itu Nyoman Handika , Ketua Karang Taruna Pramartha Jaya dihadapan tim penilaian yang juga dihadiri Ketua Koordinator Kegiatan Kesejahteraan Sosial (K3S)Kota Denpasar Ny. I.A Selly D. Mantra mengatakan Karang Taruna yang dipimpinnya berdiri pada 3 Juli 1989 yang didukung oleh 9 Banjar yang berada di Kelurahan Panjer. Kehadiran Karang Taruna yang berada ditengah-tengah jantung Kota Denpasar ini untuk ikut mewujudkan kemandirian generasi muda dalam melaksanakan pembangunan di bidang kesejahteraan sosial. Salah satu program yang dilaksanakan dalam usaha mencegah dan mengendalikan serta mengatasi permasalahan sosial di wilayahnya dengan menciptakan usaha ekonomis produktif diantaranya usaha pengrajin ingke, usaha bengkel, kelompok pengrajin sablon dan budidaya tanaman hias. (Pur)

Piala Karang Taruna Kampung Baru

BANDAR LAMPUNG (lampungpost.com)--Kompetisi futsal Piala Bergilir Karang Taruna Kampung Baru 2009 mulai digelar 1--14 Agustus di lapangan setempat, Sabtu (1-8). Ajang tersebut diikuti 23 tim dengan usia di bawah 15 tahun.

Ketua pelaksana kegiatan Aditya Gumanta mengatakan kejuaraan digelar sebagai peringatan HUT ke-64 RI juga ajang pencarian pemain futsal usia 15 tahun yang potensial.

Hari pertama kompetisi diisi dua pertandingan yakni Stasiun FC mengungguli The King 12-0. Sementara partai kedua, Persigama FC harus mengakui ketangguhan ISL FC 0-6. Dengan kemenangan itu Stasiun FC akan menghadapi Samu FC dan ISL FC bertemu Tiger FC, Rabu (5-8) mendatang.

Hari ini (2-8), kompetisi akan dilanjutkan dengan dua pertandingan yakni New Came melawan Somat City dan Kambaray menghadapi PSGR. (n CR-3/O-1)

Kantin Kejujuran SMPN 4 Padang Luncurkan Permata Bangsa

(padang.go.id)--Sebuah program untuk menanamkan rasa cinta tanah air kepada generasi muda diluncurkan pada acara peresmian Kantin Kejujuran SMPN 4 Padang, Kamis (30/7) kemaren. Dalam acara tersebut, hadir Walikota Kota Padang, Drs. H. Fauzi Bahar, M.Si., Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatra Barat, Syafril Rustam, S.H., dan beberapa pejabat di Kota Padang. Menurut Ketua Karang Taruna Nasional, DR. Dody Susanto, S.H., M.Si., yang merupakan penggagas program ini, Permata adalah singkatan dari Pelajar Eratkan Rasa Mencintai Arti Tanah Air. Program ini diluncurkan untuk menanamkan kembali rasa cinta tanah air kepada generasi muda yang sudah mulai luntur.

Sebagai tokoh pemuda, Dody tidak ingin Indonesia di masa depan hancur. Dia mencontohkan Negara Uni Soviet, sebuah Negara adidaya sekelas Amerika Serikat yang hancur karena terjadinya krisis semangat patriotisme di kalangan generasi muda. “Kita tidak ingin Indonesia seperti itu” ungkapnya.

Cara menanamkan rasa cinta tanah air dalam program ini, lebih lanjut Dody menjelaskan, adalah dengan menerbitkan buku Permata Bangsa yang berisi lagu-lagu perjuangan/kebangsaan Indonesia . Lagu ini harus diajarkan oleh guru kesenian setia sekolah kepada seluruh siswa. Setelah itu, setiap orang tua siswa harus mengecek anaknya apakah sudah mengulang dan menghafal lagu-lagu tersebut yang dibuktikan dengan paraf pada buku tersebut.

Terkait dengan peresmian Kantin Kejujuran SMPN 4, Walikota Padang, Drs. H. Fauzi Bahar, M.Si. mengharapkan agar anak-anak dapat menanamkan nilai-nilai kejujuran dalam dirinya sejak dini. “Kejujuran adalah modal utama keberhasilan di masa depan. Ketika kalian jujur, nantinya kalianlah yang akan menjadi walikota, bupati, Jaksa Agung, Menteri, bahkan Presiden”, jelas wako memotivasi para siswa.

Melatih dan menanamkan kejujuran sejak dini melalui Kantin Kejujuran ini menurut Fauzi, dapat dikatakan berhasil. Dari 3000 (tiga ribu) kantin kejujuran yang telah diresmikan di Indonesia pada tahun 2008 menurut Jaksa Agung, hanya 2 (dua) kantin yang rugi. Dengan demikian berarti di atas 99%, pelaksanaan kantin kejujuran beruntung. Ini menunjukkan kepada kita bahwa ternyata anak-anak bisa dilatih untuk jujur. Oleh karena itu, mari kita tanam dan ajarkan kejujuran kepada generasi muda melalui kantin kejujuran ini, pinta Fauzi.

Terkait dengan peresmian kantin kejujuran ini, Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatra Barat, Syafril Rustam, S.H. berpesan bahwa korupsi harus diberantas sejak dini. “Salah satu caranya adalah melalui kantin kejujuran,” terangnya. (S.M.Abadi/Mursalim)

Various Headlines

Featured Stories